Sukadami (23/8) — Suasana semarak dan penuh kebersamaan mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang digelar di Perumahan Bumi Cikarang Makmur (BCM) RW 014, Sukadami. Acara bertajuk Karnaval festival RW 014 perumahan BCM berlangsung meriah dan dihadiri masyarakat dari berbagai kalangan.

Yang menarik perhatian, sejumlah figur yang disebut-sebut sebagai calon dalam kontestasi politik mendatang hadir dalam satu kesempatan yang sama. Mereka adalah H. Maman Suparman, Oman Lesmana, Ibut Bustomi, dan H. Widada. Sementara calon lainnya, Reza Reynaldi hadir menyusul.

IMG-20260823-WA0011

Kehadiran para calon tersebut berlangsung dalam suasana akrab. Mereka duduk berdampingan, berinteraksi dengan warga, serta menikmati rangkaian kegiatan tanpa memperlihatkan sekat persaingan.

Namun, H. Maman justru menempatkan momentum tersebut sebagai ruang untuk mempererat persaudaraan, bukan mempertajam perbedaan.

“Saya anggap mereka bukan lawan, tapi orang baik yang mau bangun Sukadami,” ujar H. Maman.

Pernyataan tersebut memperlihatkan cara pandang H. Maman yang mengedepankan persatuan dan penghormatan terhadap sesama. Baginya, perbedaan pilihan maupun posisi dalam sebuah kontestasi tidak semestinya menjadi alasan untuk memutus hubungan baik di tengah masyarakat.

Di tengah suasana politik yang berpotensi menghadirkan persaingan, ia memilih menampilkan keteduhan, menyapa masyarakat, dan membangun komunikasi secara terbuka.

Bagi H. Maman, pembangunan Sukadami bukanlah pekerjaan satu orang atau satu kelompok. Siapa pun yang memiliki niat baik untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat, menurutnya, merupakan bagian dari upaya bersama untuk membawa Sukadami menjadi lebih baik.

Kehadiran H. Maman di tengah masyarakat pada perayaan kemerdekaan tersebut pun memberikan warna tersendiri. Ia tidak hanya hadir sebagai sosok yang tengah berada dalam kontestasi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ingin menjaga suasana tetap guyub dan harmonis.

Pasar Rakyat HUT RI ke-81 di BCM RW 014 akhirnya menjadi lebih dari sekadar perayaan kemerdekaan. Momentum tersebut memperlihatkan bahwa perbedaan pilihan dapat tetap berjalan berdampingan dengan persaudaraan.

Salah satu warga Andra warga BCM saat ditemui wartawan menjelaskan, saya senang acara nya merah. Selain itu juga adem liat para calon kepala desa bisa duduk berdampingan